Minggu, 04 Oktober 2015

Rupiah melemah, Dollar naik?


Pelemah rupiah dengan interupsi kenaikan dollar saat ini mencapai puncak paling parah, bahkan telah mencapai 15000 dan akan terus berlanjut.

Isu yang beredar, dikabarkan karna semakin maraknya makanan-makanan juga minuman luar negri  terjual laris di Indonesia. Mengakibatkan kurangnya partisipasi warga dalam negri untuk memasarkan produknya, kemiskinan dimana-mana karna kebanyakan penduduk Indonesia cendrung menggemari produk luar negri dibanding produk lokal. Untuk itu sebagai generasi muda penerus bangsa, marilah kita save rupiah dengan cara:
1.      Tidak mengkonsumsi makanan dan minuman asing, seperti, Coca Cola, Fanta, Sprite, Big Cola, KFC, Mc. Donald, Dunkin Donut, dan lainnya dari Amerika.
2.      Konsumsilah makanan atau minuman buatan negri sendiri, misalkan pedagang-pedagang kecil sekitaran rumah, yang nantinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Belanjakan uangmu ke local store, dengan harapan uang tersebut dapat terus berputar dalam negri sendiri. Dengan begitu, ketika ekonomi dunia goyang, dan investor menarik uangnya ke Negara masing-masing, maka masih tersisa (harusnya banyak) uang yang dimiliki oleh pelaku ekonomi kecil untuk tetap menggerakkan ekonomi di negaranya sendiri.

Mari kita lakukan tindakan kecil ini, seperti yang telah dilakukan Negara Jepang, setelah tiga bulan makanan dan minuman dari Amerika Bangkrut pemasarannya di Negara tersebut.

“Ayo generasi bangsa tunjukkan tanggung jawabmu demi bumi pertiwi! Ayo susul Jepang. Reformasi belum selesai” #saverupiah



Perihal kebijakan pemerintah itu juga menentukan, tapi bukan jangkauan kita untuk memutuskan kebijakan tersebut. Kita tunggu saja bagaimana penanganannya, ada baiknya kita memulai dari diri sendiri untuk bertindak, untuk Indonesia lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please make your comment, critics, or suggest in below... Thank you for Reading^^