Pelemah
rupiah dengan interupsi kenaikan dollar saat ini mencapai puncak paling parah,
bahkan telah mencapai 15000 dan akan terus berlanjut.
Isu
yang beredar, dikabarkan karna semakin maraknya makanan-makanan juga minuman luar
negri terjual laris di Indonesia.
Mengakibatkan kurangnya partisipasi warga dalam negri untuk memasarkan
produknya, kemiskinan dimana-mana karna kebanyakan penduduk Indonesia cendrung
menggemari produk luar negri dibanding produk lokal. Untuk itu sebagai generasi
muda penerus bangsa, marilah kita save
rupiah dengan cara:
1. Tidak
mengkonsumsi makanan dan minuman asing, seperti, Coca Cola, Fanta, Sprite, Big
Cola, KFC, Mc. Donald, Dunkin Donut, dan lainnya dari Amerika.
2. Konsumsilah
makanan atau minuman buatan negri sendiri, misalkan pedagang-pedagang kecil
sekitaran rumah, yang nantinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Belanjakan uangmu ke local
store, dengan harapan uang tersebut dapat terus berputar dalam negri
sendiri. Dengan begitu, ketika ekonomi dunia goyang, dan investor menarik uangnya ke Negara masing-masing, maka masih
tersisa (harusnya banyak) uang yang dimiliki oleh pelaku ekonomi kecil untuk
tetap menggerakkan ekonomi di negaranya sendiri.
Mari
kita lakukan tindakan kecil ini, seperti yang telah dilakukan Negara Jepang,
setelah tiga bulan makanan dan minuman dari Amerika Bangkrut pemasarannya di
Negara tersebut.
“Ayo generasi bangsa tunjukkan
tanggung jawabmu demi bumi pertiwi! Ayo susul Jepang. Reformasi belum selesai”
#saverupiah
Perihal
kebijakan pemerintah itu juga menentukan, tapi bukan jangkauan kita untuk
memutuskan kebijakan tersebut. Kita tunggu saja bagaimana penanganannya, ada
baiknya kita memulai dari diri sendiri untuk bertindak, untuk Indonesia lebih
baik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Please make your comment, critics, or suggest in below... Thank you for Reading^^